Jumat, 18 September 2015

Tentang Anemia Aplastik

Anemia aplastik (aplastic anemia) adalah suatu kondisi yang terjadi ketika tubuh berhenti memproduksi cukup sel darah baru.
Anemia aplastik membuat penderitanya merasa lelah dan beresiko tinggi mengalami infeksi dan perdarahan yang tidak terkontrol.

Sebuah kondisi langka dan serius, anemia aplastik dapat terjadi pada orang dengan usia berapa pun.
Anemia aplastik dapat terjadi tiba-tiba atau terjadi perlahan-lahan dan semakin memburuk seiring dengan waktu.
Pengobatan untuk anemia aplastik akan meliputi pemberian obat, transfusi darah, atau transplantasi sel induk.

Gejala

Anemia aplastik timbul akibat kekurangan satu atau lebih jenis sel darah dengan tanda dan gejala sebagai berikut:
– Kelelahan
– Sesak napas
– Denyut jantung cepat atau tidak teratur
– Kulit pucat
– Sering infeksi atau infeksi berkepanjangan
– Mudah memar
– Mimisan dan gusi berdarah
– Luka yang mengalami perdarahan berkepanjangan
– Ruam kulit
– Pusing
– Sakit kepala
Anemia aplastik dapat berkembang perlahan-lahan selama beberapa minggu atau bulan, atau mungkin datang dengan tiba-tiba.
Anemia aplastik bisa sangat parah dan berpotensi berakibat fatal.

Tidak ada komentar: